Luar
Biasa sekali acara yang barusan selesai dihelat di gedung G STAN. Acara
tersebut merupakan acara yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa
STAN yang juga dalam rangka sosial. Ada 3 tamu spesial, yang pertama adalah
Pengusaha Muslim yaitu Ustad Yusuf Mansur, kemudian mbak Halima dari Indonesia
Mengajar, dan yang terakhir dari Berbagi Nasi Jakarta.
Aku sangat bersyukur sekali kali ini karena banyak hal yang
didapat. apa sajakah itu? Yang pertama adalah suatu berkah tersendiri bisa
bertemu dengan ustad sebeken Yusuf Mansur. Selama ini, sejak aku masuk STAN
sering sekali menonton pengajian atau seminar Ustad Yusuf Mansur di Youtube
saja, tapi saat ini bisa langsung bertemu orangnya itu rasanya bagaimana gitu. Kebetulan
masih belum bisa
bersalaman atau bahkan foto bareng, tapi Alhamdulillah sudah.
Mungkin
ada yang bertanya mengapa aku mengidolakan Yusuf Mansur, padahal beliau adalah
ustad, kok idola nya tidak seperti yang lain. Eits, jangan salah, selain
menjadi seorang ustad, beliau adalah seorang pengusaha suskes yang selalu
berbagi dan berbagi. Berliau, seorang penulis buku The Miracle of Giving selalu
mengajak kita untuk bersedekah, bukan tanpa alasan tapi karena iman.
Baiklah,
sangat banyak sekali pelajaran yang saya dapat diantaranya;
1. Persoalan sedekah, bukan persoalan
pandangan terhadap materi, persoalan sedekah adalah persoalan iman. Disebutkan pada
surat Al-baqarah tentang Allah yang akan melipatgandakan rezeki seseorang yang
bersedekah sebanyak 10 kali atau bahkan sampai 700 kali. Pandangan orang mengenai
pengaharapan balasan dari Allah sebanyak 10 kali lipat tersebut sekilas adalah
mengajarkan orang untuk materialistik, namun bukan itu yang sebenarnya
disampaikan. Ketika orang berdoa, berdoa dan terus berdoa mengharapkan sesuatu
sementara tidak melakukan sedekah adalah sama saja itu merupakan hak dia dan
boleh dilakukan kapan saja. Sementara orang yang bersedekah apa tidak boleh
berharap sama Allah. Itu hal pertama yang didapat dari seminar ini.
2. Yang kedua adalah konsep keyakinan. Beliau
jelaskan orang-orang barat berhasil dengan hanya bermodal keyakinan. Jika punya
mimpi, tulis, pandang setiap hari dan berdoalah untuk itu, selalu bershalawat
ketika melihat mimpi itu. Mengimani pasal bahwa memberi bukan mengurangi harta,
tetapi akan berlipat ganda 10 kali lipat itu merupakan dasar. Pada sebuah sesi
tadi ustad tunjuk acak salah seorang dari peserta dengan HP yang beliau katakan
HP nya perlu ganti karena ketinggalan zaman, hehe. Beliau bawa keliling
peserta, setelah ngobrol dengan peserta lain beliau balik dan menanyai mbak
peserta tadi “HP ini mau disedekahin gak?” dan beliau juga berbicara bahasa
inggris tapi saya lupa kata-katanya. Tapi apa yang terjadi si mbak perserta tadi
menjawab “No”. Sayang sekali padahal dalam hati ustad bercerita bahwa beliau
akan memberikan HP beliau, HP nya bagus ga tau apa tapi yang pasti jauh lebih
mahal dari HP si mbak peserta tadi jika ia berkata “Yes”. Alhasil si mbak tadi
tidak mendapatkan apa-apa. Ya semoga kita semua mendapat ilmunya termasuk si
mbak tadi supaya bersemangat untuk bersedekah.
3. Doa is unlimited, minta semuanya sama
Allah, pasti dikabul, eits... dengan syarat dan ketentuan berlaku. Baiklah,
meminta kepada Allah bisa berupa apa saja dan harus di spesifikkan. Sewaktu itu
beliau langsung menyuruh kami mengambil handphone dan SMS mama masing-masing “Mom,
I will pay you umrah on june”. Awalnya beliau menanyai beberapa mahasiswa yang
lain dan jawabannya kurang spesifik seperti minta bahagiain orang tua – dalam bentuk
apa harus disebut pula, menjual nasi goreng – dengan cabang, jumlah omset dan
kapan harus disebut pula misal buka 1000 cabang nasi goreng dengan pendapatan 1
juta per cabang per malam. Ini adalah sebuah keajaiban jika mengimani-Nya. Hampir
semua peserta SMS mama masing-masing termasuk aku dalam bahasa Indonesia tapi. Balasan
dari peserta macam-macam dan beberapa dengan balasan “Aamiin”. Untukk sendiri
seketika waktu ibuku telpon, suaranya ga kedengeran karena acara masih
berlangsung. Aku bilang ke ibu nanti saja aku telpon lagi. Selang beberapa
menit ibuku telpon lagi dan sempat kedengeran suara ibuku terseduh-seduh, entah
bagaimana mungkin ibu menangis. Tertanggal Jumat 6 februari 2015 acara ini,
semoga doa para peserta termasuk saya yang ingin umroh bareng sekeluarga bisa
terkabulkan oleh Allah SWT.
4. Syarat dan ketentuan berlaku adalah bahwa
sebagai seorang hamba Allah maka semua perbuatan yang dilakukan adalah
perbuatan yang baik, melaksanakan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya. Menjaga
hati agar tidak iri dan dengki pada rekan yang prestasinya lebih baik, menjaga
lisan agar tidak pernah untuk berdusta kepada siapapun, dan menjaga mata agar
tidak melihat hal-hal yang batil. Satu kelemahanku saat ini adalah tidak bisa
menjaga mata. Setelah ini aku benar-benar bertekad bulat untuk menjaga
pandanganku dari segala macam bentuk maksiat. Aamiin. Yang membaca ini tolong
ucap Aamiin juga ya terimakasih.
5. Syarat dan ketentuan berlaku tidak cukup
sampai disitu, pintu rezeki ada dimana-mana. Malam hari bangun, dirikan solat
tahajud, pagi sempatkan solat duha, senantiasa solat hajat agar keinginan dan
cita-cita terkabul dan selalu perbanyak cara untu memcintai rasul salah satu
contohnya adalah bershalawat.
Tidak
terasa aku sudah menulis hampir 2 lembar di word namun masih banyak ilmu yang
didapat tadi. Indonesia Mengajar adalah program yang mendidik anak-anak yang
berasal dari non-pemerintah yang tersebar di 18 kota terpencil di Indonesia. Luar
biasa sekali, bahkan aku tidak tahu nama daerah yang diceritakan tadi.
Indonesia yang luar biasa, pelosok bukan halangan untuk membangun negeri ini.
Berbagi
Nasi juga sangat luar biasa sekali, mereka mempunyai program membagikan nasi
pada mereka-mereka yang kurang beruntung nasibnya seperti pemulung dan
lain-lain. Program ini tidak hanya bergerak pada bagi-bagi nasi saja tetap pada
semua hal kegiatan sosial yang dibutuhkan selalu di share dan didiskusikan
solusinya.
Ilmu
kali ini sangat luar biasa, semoga bermanfaat bagi kita semua. Hari ini
tertanggal 7 februari, sehari setelah acara, aku ingin mempraktekkannya dan
membuktikan keimanan yang selama ini tidak pernah dipakai dan disadari.